19 Juni 2017

Pertama, ulasan dari prakiraan pekan lalu:

  • Sudah jelas bahwa pergerakan utama untuk EUR/USD akan dimulai pada hari Rabu 14 Juni, ketika Federal Reserve AS secara resmi mengumumkan kenaikan suku bunga. Semua orang telah menyiapkan diri untuk hal ini. Hal yang tidak terduga adalah penurunan tajam dolar 5,5 jam sebelum pengumuman ini. Dengan memanfaatkan data negatif di pasar konsumen AS, spekulan besar menarik pasangan tersebut hingga 100 poin. Akibatnya, pernyataan Fed hanya bisa mengembalikannya ke nilai semula 1.1200. Namun, "bears" tidak hanya tenang di sana, dan pada hari Jumat pasangan tersebut mencapai titik terendah di 1.1130, setelah itu kembali ke tempat dimana ia memulai minggu ini yaitu di zona 1.1200;
  • Sedangkan untuk GBP/USD, seperti yang diharapkan, analisa teknikal terbukti tidak berguna pada minggu lalu. Pasangan ini membuat beragam fluktuasi dengan amplitudo 100-150 poin selama seminggu penuh, yang disebabkan oleh faktor politik dan keputusan tingkat suku bunga dari Federal Reserve AS dan Bank of England. Meskipun yang terakhir tersebut meninggalkan suku bunga tidak berubah pada 0.25%, perlu dicatat bahwa dari tujuh anggota Komite Kebijakan Moneter yang diharapkan, hanya lima yang memilih keputusan ini. Tiga, ingin menghentikan jatuhnya pound (atau, mungkin, karena takut tampilnya George Soros yang lain), berbicara untuk meningkatkan tingkat suku bunga. Kami dapat menyimpulkan dari sini bahwa ada kemungkinan kebijakan keuangan Inggris Raya akan segera mengalami perubahan serius, dengan perubahan ini terkait terutama dengan arus keluar modal dan persyaratan untuk penarikan negara dari UE;
  • USD/JPY. Kita dapat mengatakan, meskipun agak leluasa, bahwa prakiraan untuk pasangan ini ternyata benar. Ingatlah bahwa pada awal minggu ini kami memperkirakan pasangan ini bergerak dalam tren sideways di kisaran 110.25-111.00 (sehingga kisarannya menjadi 110.15-110.50). Sebagai minimum lokal, para ahli telah mengindikasikan 109.00 (pasangan turun ke tingkat 108.80), dan ketinggian 112.00 dinamakan maksimal (pasangan mencapai 111.40). Sedangkan untuk hasil minggu ini, berakhir pada Pivot Point jangka menengah di 110.85, dimana pasangan ini telah bergerak sejak pertengahan Mei;
  • USD/CHF. Seperti yang diharapkan, pasangan dengan hati-hati menyalin semua pergerakan EUR/USD selama seminggu penuh, meskipun hal ini terjadi dengan volatilitas yang rendah. Sehingga, sementara rentang fluktuasi maksimum euro/dolar adalah 165 poin, untuk franc Swiss tidak melebihi 130.

 

Adapun prakiraan untuk minggu depan, meringkas pendapat analis dari sejumlah bank dan perusahaan pialang, serta prakiraan yang dibuat berdasarkan berbagai metode analisis teknis dan grafis, dapat kami katakan sebagai berikut:

  • EUR/USD. Satu-satunya yang mengambil posisi netral minggu ini adalah indikator tren: suara mereka pada H4 dan D1 terpecah sekitar 50/50. Sedangkan untuk osilator dan analisis grafis, hampir semuanya mengarah ke selatan. Hampir 75% ahli setuju dengan pandangan kejadian ini, mengingat pasangan ini akan jatuh ke sdukungan 1.1100, dan dalam jangka menengah bahkan lebih rendah ke zona 1.0800-1.0900. Titik 1.1300 diindikasikan sebagai pertahanan utama;
  • Sedangkan untuk masa depan GBP/USD, tidak ada kebulatan suara diantara para indikator. H4, indikator tren, osilator, dan analisis grafis semuanya bersikeras untuk membeli pasangan; indikator D1 menyarankan penjualan. Secara umum, koridor sisi yang cukup lebar muncul di antara batas 1.2580-1.2970. Namun gambaran di antara para analis sangat berbeda, mayoritas dari mereka (70%) berpihak pada pasar turun, memercayai bahwa target terdekat untuk pasangan tersebut adalah zona 1.2600-1.2700. Target berikutnya adalah 1.2400. Suara pendukung pasar naik minggu ini sangat lemah, dan mereka semua menunjukkan titik maksimum Mei di 1.3050;
  • USD/JPY. Sebanyak 90% dari para ahli percaya bahwa tren menaik untuk pasangan ini belumlah lengkap, dan harusnya mencoba menembus resistensi di 112.00. Analisis grafis pada H4, dan juga sekitar 70% indikator, setuju dengan perkembangan tersebut. Namun, perlu dicatat bahwa hampir seperempat osilator mengindikasikan pasangan ini sudah terlalu jenuh dibeli. Dukungan utama jika terjadi kejatuhan adalah di zona 109.00;
  • Pasangan terakhir dari ulasan kami adalah USD/CHF. Di sini, hampir semua indikator berubah menjadi hijau. Mengingatkan kembali bahwa, setelah melawan batas bawah (0.9610) dari saluran turun jangka menengah, yang dimulai pada awal tahun 2017, pasangan mulai mendekati pusat. Sekarang hampir 80% analis dan hampir dengan proporsi yang sama instrumen analisis teknis mengharapkan pertumbuhan lebih lanjut. Resistensi terdekat adalah 0.9810, batas atas saluran adalah 0.9910. Namun, hampir 90% ahli tidak mengecualikan bahwa pasangan tidak akan berhenti pada ketinggian ini dan akan segera melebihi 1.0000.

 

Roman Butko, NordFX


« Analisis pasar dan berita
Menerima
Pelatihan
Baru terhadap pasar? Gunakan bagian "Memulai".
Mulai Perdagangan
Ikuti kami